Roy Suryo : BRTI dan Kominfo Akan Kita Kejar

PDFPrintE-mail

User Rating: / 0
PoorBest 

Jakarta, MetroNewz- Penantian panjang akhirnya sedikit terobati dengan kedatangan dua orang Anggota DPR RI Komisi I, Roy Suryo dan Lily Wahid. Namun perjuangan untuk mencabut lisensi tambahan Spektrum 3G untuk Axis dan Tri terus dilakukan.

“Sudah lama saya ingin mengungkapkan, dan sudah pernah mengirim surat kepada Anggota DPR untuk duduk bersama dengan BRTI dan Kominfo terkait masalah ini,” ujar Dir. CITRUS, Asmiati Rasyid kepada MetroNewz disela-sela Seminar CITRUS : Reformasi Pengelolaan Spektrum 3G Cellular di JMC, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (04/01/12).

Dihadapan para Wartawan, Asmiati membeberkan, pemberian lisensi tambahan Spekturm 3G kepada Axis dan Tri ini melanggar pasal 5 Kepmen Kominfo No. 268/2009, dimana seharusnya terhitung tanggal 31 Agustus 2010, kedua operator tersebut tidak berhak lagi atas blok yang dicadangkan (pasal 2 Kepmen 268/2009), yang bunyinya sebagai berikut : setelah batas waktu sebagaimana dimaksud dalam dictum KEDUA terlampaui, blok pita frekuensi radio yang dicadangkan dan TIDAK DIALOKASIKAN kepada penyelenggara jaringan bergerak selular IMT-2000, pengalokasiaannya dilaksanakan dengan metode seleksi yang diatur dengan peraturan Menteri sendiri.

“Tanpa dasar yang jelas Pemerintah telah memberikan lisensi alokasi tambahan blok kedua Spektrum 3G kepada Axis (blok 2) dan Tri (blok 6),” katanya.

Rencana Pemerintah untuk melakukan pemindahan alokasi frekuensi secara keseluruhan dinilai sangat tidak logis. Pantas dan wajarkah semua ini dilakukan Pemerintah hanya untuk memenuhi tuntutan Axis? Ada apa sebenarnya dibalik skenario ini?

Mendengar semua penjelasan dari Asmiati, Anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo dan Lily Wahid berjanji akan memanggil Menkominfo.

“Tolong dicatat, ini akan jadi agenda kami di Komisi I. BRTI akan kita kejar, begitu juga Menkominfo,” ujar Roy Suryo.

Roy juga mendukung dilakukan pengusutan semua pihak yang terkait.

Senada dengan Roy, Lily Wahid menegaskan, wajib bagi Komisi I untuk memnggi menkominfo.

”Apa alasannya blok ini dijual murah, ini yang harus dipertanyakan kepada Menkominfo,” jelas Lily saat ditanya MetroNewz mengenai materi yang akan dipertanyakan kepada Menkominfo. (wesly)

 

Last Updated on Thursday, 05 January 2012 06:29