Jero Wacik Beri Cipta Award pada 7 Daerah
Wednesday, 28 September 2011 05:50
Jakarta, MetroNewz- Untuk kedua kalinya penghargaan Citra Pesona Wisata (CIPTA Award) dihelat. Penghargaan ini bertujuan untuk mendongkrak pengelola daya tarik wisata (DTW) untuk meningkatkan kualitas daya tarik wisata, dan kapasitas pengelolaan yang berkelanjutan serta berwawasan lingkungan.
"Dengan adanya Cipta Award ini diharapkan ada perubahan dari pengelola daya tarik wisata. Selain itu, ada kepedulian dari pemerintah daerah untuk mengelola daya tarik wisata yang ada. Jangan hanya serius kalau ada setiap keramaian," kata Firmansyah Rahim, Ketua Pelaksana sekaligus Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, kepada wartawan saat malam penganugerahan Cipta Award 2011, Selasa (27/9/2011) malam.
Minat pemda yang ingin mengikuti lomba Cipta Award sangat tinggi. Itu terlihat dari jumlah peserta yang mendaftar.
"Tahun lalu hanya 87 DTW dari 15 provinsi di seluruh Indonesia yang mendaftar. Sementara tahun ini ada 131 DTW dari 17 provinsi. Dari 131 provinsi ini yang lolos verifikasi oleh tim juri sebanyak 57 DTW, kemudian yang terpilih sebagai finalis sebanyak 21 pengelola," jelasnya.
Lebih lanjut Firmansyah mengungkapkan, jumlah pemenang Cipta Award semestinya sebanyak sembilan pengelola, namun dewan juri dalam keputusannya hanya memberikan kepada tujuh pengelola. Karena ada dua kategori tidak ada pesertanya.
"Ketujuh pemenang Cipta Award akan mendapatkan piala dan sertifikat dari kemenbudpar. Serta bantuan dana stimulus masing-masing sebesar Rp25 juta yang diharapkan untuk melengkapi fasilitas yang ada," tuturnya.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik menjelaskan, UNWTO organisasi pariwisata dunia yang menetapkan 27 September sebagai hari pariwisata dunia.
Pada 27 September, Kemenbudpar melakukan kegiatan apresiasi dengan caranya sendiri. Yaitu memberikan apresiasi atau award kepada para pelaku dan pengembang wisata, mulai dari kalangan instansi pemerintah daerah, swasta, dan yayasan berkonsentrasi di bidang pariwisata, seni, dan budaya.
"Agar para pengelola daya tarik wisata alam, wisata budaya, wisata buatan di air lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan maupun kondisi masyarakat sekitar objek wisata agar lebih sejahtera," ungkapnya.
Untuk menarik semakin banyak wisatawan berkunjung ke daerahnya, ajang ini dapat memicu para pengelola memperbaiki objek wisatanya.
"Tidak hanya itu saja, melalui acara ini pihak pengelola objek wisata memperbaiki tempat wisatanya agar target wisman 2014, 10 juta pengunjung sama dengan 10 triliun devisa yang akan diperoleh pemerintah," tuturnya.
Berikut tujuh daftar objek wisata yang meraih Cipta Award:
1. Wisata alam yang dikelola Pemerintah atau Pemda: Kebun Raya Eka Karya, Kabupaten Tabanan, Bali.
2. Wisata alam yang dikelola BUMN/D/S : Amanwana Resort ( Pulau Moyo), Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.
3. Wisata alam yang dikelola LSM/Masyarakat : Rinjani Trek, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat.
4. Daya tarik wisata buatan yang dikelola BUMN/D/S: Taman Buah Mekarsari, Cibubur, Jawa Barat.
5. Daya tarik wisata budaya yang dikelola Pemerintah atau Pemda: Makam Bung Karno, Kota Blitar, Jawa Timur.
6. Daya tarik wisata budaya yang dikelola BUMN/D/S: Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
7. Daya tarik wisata budaya yang dikelola LSM/Masyarakat: Museum Batak TB Silalahi Center, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara. (Wes/okz)




