hikmah

Ibu Pengasuh Lebih Berperan Mendidik Anak Jadi Mandiri

PDFPrintE-mail

Friday, 17 February 2012 19:29

Jakarta, MetroNewz- wajah-wajah gembira terlihat dimata anak-anak yang tinggal di SOS Desa Taruna (SOS Children’s Village) saat beberapa artis yang tergabung didalam Artis Sayang Anak (ASA) seperti, Sonia Wibisono, Lisa Natalia, Puteri Indonesia 2011 Maria Selena, Puteri Pariwisata Indonesia 2011, Andi Natasya, Fifi, Devita Risty, dan  Zola Band merayakan hari Valentine’s day dengan menghibur, bermain, dan memberikan hadiah/bingkisan di Halaman SOS Desa Taruna (SOS Children’s Village) Jakarta, Jalan Karya Bhakti, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (16/02).
Direktur SOS Desa Taruna (SOS Children’s Village), Y.R. Sutoyo saat ditemui Wartawan MetroNewz disela-sela acara mengungkapkan, sangat berterimakasih atas kehadiran para artis yang mau perduli dengan keadaan anak-anak SOS Desa Taruna (SOS Children’s Village).
Sutoyo mengungkapkan, SOS Desa Taruna (SOS Children’s Village) merupakan sebuah Lembaga Pengasuhan Anak berbasis Keluarga yang bertujuan membantu, mengasuh dan mengupayakan masa depan yang cerah bagi anak-anak yatim piatu dan kurang beruntung.
Anak-anak yang dibantu berasal dari berbagai latar belakang, suku, agama, dan ras. Mereka mendapatkan kasih sayang didalam sebuah keluarga dengan standar kehidupan yang layak agar kelak dapat tumbuh menjadi sosok yang mandiri, dengan prinsip : kasih sayang serta rasa aman didalam keluarga SOS Desa Taruna, pendidikan yang bermutu mulai dari SD hingga Perguruan Tinggi ataupun Lembaga Kejuruan. Kemudian, beragam fasilitas ketrampilan untuk kegiatan pengembangan bakat dan minat.
Anak-anak SOS Desa Taruna tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang dinilai oleh para Ahli sebagai yang terbaik setelah keluarga alami. Mereka tinggal bersama Ibu Asuh dan adik kakak dalam satu rumah.
Para pendidik dan ibu asuh membesarkan, mendidik, dan memperhatikan kebutuhan fisik, emosional, spiritual dan kondisi anak-anak yang dipercayakan kepada mereka sampai anak-anak tersebut mandiri.
”Ada 15 rumah. Setiap rumah diisi 8-10 orang berusia 1-23 tahun, dengan diasuh seorang Ibu Pengsuh dibantu 4 orang Asisten. Mereka semua tinggal dalam satu rumah,” jelas Sutoyo saat Wartawan MetroNewz menanyakan berapa orang setiap satu rumah.
Selain di Jakarta, SOS Children’s Village juga terdapat di Lembang, Semarang, Bali, Flores, Banda Aceh, Meulaboh, Medan, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya.
Iqbal (15), siswa SMA Negeri 105 Jakarta merupakan salah seorang penghuni di SOS Desa Taruna menceritakan kepada MetroNewz, bahwa dirinya berada disini sudah sejak bayi. Dimana orang tua kandungnya menelantarkan hidupnya sejak lahir.
Menurutnya, merupakan suatu anugrah bisa tinggal di SOS Desa Taruna ini. Ia tidak bisa membayangkan apabila hidupnya dijalanan.
”Disini kami sangat kekeluargaan. Malah ibu pengasuh saya, Ibu Mariatun sudah saya anggap sebagai ibu kandung saya. Karena beliau yang mendidik, memberikan motivasi sehingga saya bisa jadi begini,” ungkapnya.
Iqbal juga berpesan kepada anak-anak yang kurang beruntung, yang sekarang hidup dijalanan, supaya tetap semangat, jangan terpengaruh dengan orang lain.          (Wesly)

Last Updated on Friday, 17 February 2012 19:42  

Artis Sayang Anak : Valentine’s Day Tidak Harus Mewah, Tapi Bermakna

PDFPrintE-mail

Friday, 17 February 2012 19:12

Jakarta, MetroNewz- Hari kasih sayang atau yang biasa disebut Valentine’s Day, baru saja lewat. Namun bukan berarti perayaan kasih sayang juga harus berhenti. Karena sejatinya, kasih sayang harus dirayakan setiap hari, dan setiap hari hendaknya dirayakan dengan penuh kasih sayang.
“Merayakan kasih sayang juga bukan melulu bersama kekasih, tapi bersama orang tua, saudara, atau anak-anak yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang-orang yang perduli,” ungkap Sonia Wibisono ketika berkunjung ke Desa Anak SOS Children’s Village Jakarta di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (16/02).
Sonia menjelaskan, kehadirannya di SOS Children’s Village Jakarta ini juga bersama teman-teman Artis lainnya yang tergabung dalam Artis Sayang Anak (ASA) seperti, Lisa Natalia, Puteri Indonesia 2011, Maria Selena, Puteri Pariwisata Indonesia, Andi Natasya, Fifi, Devita Risty, dan  Zola Band.
Group di Blackbaerry yang beranggotakan sejumlah selebritis dan aktivis anak ini merayakan hari kasih sayang bersama 130-an anak yang diasuh di Desa Anak SOS Children’s Village. Dimana anak-anak ini merasakan kehilangan pengasuhan orang tua kandung karena berbagai sebab seperti, yatim/piatu, miskin, terlantar, dan sebagainya.
“Dengan kunjungan ini, para selebritis dan anak-anak dapat saling berbagi, menyemai dan memupuk pohon-pohon kasih sayang diantara mereka,” ungkap Sonia.
Menurutnya, Di Indonesia saat ini ada 5,4 juta anak yang terlantar. Mereka rentan mengalami kekerasan, diskriminasi, pelecehan, dan bentuk tindakan kejahatan lain.
Saat ini juga setiap tahunnya ada 6.000 anak Indonesia yang dipenjara. Tingginya angka tersebut bukan berarti banyak anak Indonesia yang kerap melakukan tindakan kriminal, tapi karena hukum kita masih belum memihak terhadap anak-anak. Mereka sangat mudah dipidana karena kasus-kasus sepele, seperti pencurian sandal, perkelahian antar mereka, dan sebagainya yang mestinya kasus-kasus tersebut bisa diselesaikan melalui pendekatan restoratif  justice, yakni melalui musyawarah antara pelaku, keluarga, dan korban.
“Kami menyakini penjara bukanlah tempat anak-anak. Anak-anak yang dipenjara bukan saja kehilangan masa depannya, tapi juga kerap bisa menimba pengetahuan tindakan kriminal yang lebih dari sebelumnya,” katanya.
Hal senada juga diungkapkan Lisa Natalia, melalui kunjungan ke Desa Anak SOS Children’s Village ini, kami juga ingin menyapa anak-anak Indonesia di berbagai daerah lain. Kami juga ingin mengajak semua orang untuk selalu peduli terhadap nasib anak Indonesia.        (Wesly)

Last Updated on Friday, 17 February 2012 19:29  
 

Bahaya Kanker Mengintai Dari Kedelai

PDFPrintE-mail

Thursday, 22 December 2011 10:45

Jakarta-Metronewz: Tahukah Anda? Susu kedelai bermanfaat jika produk kedelai telah terfermentasi. Namun ”tidak” bermanfaat jika produk tersebut adalah non-fermentasi.

Australia telah memperingatkan penderita kanker untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai. Peringatan tersebut dilatarbelakangi oleh karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker (The Cancer Council of New South Wales).

Produk kedelai terbagi menjadi 2 jenis, yakni produk yang terfermentasi adalah tempe, kecap, miso, natto dan kecambah kedelai. Dilain sisi terdapat produk NON-FERMENTASI seperti misalnya tahu dan susu kedelai, dan lainnya,

Pada produk kacang kedelai yang non-fermentasi terdapat kandungan zat yang diyakini membawa dampak buruk dan perlu diperhatikan, diantaranya seperti:

Berdasarkan Soy Online Service, bayi seharusnya tidak mengonsumsi kedelai sama sekali. Bagi orang dewasa, hanya dengan 30 mg isoflavone (termasuk komponen goitrogen) per hari cukup mengganggu fungsi tiroid. Takaran isoflavon yang perlu diwaspadai ini ada pada 5-8 ons susu kedelai.

Asam Phytic – Kedelai mengandung asam Phytic, yaitu asam yang dapat menghalangi penyerapan mineral seperti misalnya zat besi, kalsium, tembaga, dan terutama seng dalam saluran pencernaan.

Seng dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsi otak serta sistem syaraf. Juga berperan penting dalam mengendalikan mekanisme kadar gula darah sehingga melindungi dari diabetes serta menjaga kesuburan.

Pada proses fermentasi kandungan asam phytic ini jauh berkurang sampai pada level aman untuk segala umur.

Penghambat Trypsin – mengurangi kemampuan untuk mencerna protein. Pemberian produk kedelai yang non-fermentasi pada bayi dan anak secara teratur akan mengganggu pertumbuhannya. Kacang-kacangan lain yang memiliki kandungan penghambat trypsin yang tinggi adalah kacang lima.

Nitrat – bersifat karsinogen (penyebab kanker), terbentuk pada saat pengeringan, dan zat beracun lysinoalanin terbentuk selama proses alkalin. Berbagai macam zat aditif buatan, terutama MSG (zat aditif yang merusak sel syaraf) telah ditambahkan pada produk kedelai untuk menyamarkan “aroma kacang”nya yang kuat dan memberikan rasa mirip daging.

Phytoestrogen – Biasanya dipakai untuk membantu mengurangi efek produksi estrogen yang rendah dalam tubuh, kini ditemukan sebagai faktor penyebab kanker payudara dan leukemia pada anak.

Sel Kanker

Aluminum – Dari beberapa penelitian telah diketahui adanya hubungan antara keberadaan aluminium dengan penyakit Alzheimer. Tapi tahukah Anda bahwa susu kedelai mengandung aluminium 11 kali (1100 persen) lebih banyak dibandingkan susu formula biasa?!

Mangan – Produk formula kedelai memiliki kandungan mangan berlebih bagi tubuh kita. Mangan dalam tingkat kecil sangat kita butuhkan untuk membantu sel tubuh kita mengumpulkan energi. Tapi jika berlebih, mangan bisa menyebabkan kerusakan otak seperti pada penyakit Parkinson.

Tingkat kandungan mangan di tiap susu bayi berbeda-beda, yaitu:

  • ASI mengandung 4-6 mcg/L.
  • Susu formula bayi biasa (dari sapi) mengandung 30-50 mcg/L.
  • Susu formula kedelai mengandung 200-300 mcg/L!!!
Terlalu Banyak Omega-6. Produk kedelai non-fermentasi mengandung kandungan Omega-6 yang lebih banyak dibandingkan Omega-3. Ketidakseimbangan rasio antara Omega-3 dengan Omega-6 akan membuat kita rentan terkena penyakit kanker, diabetes, penyakit jantung, arthritis, asma, hiperaktif, dan depresi.

Dampak Bagi Anak Laki-Laki
“Pubertas dini (yang disebabkan oleh produk kedelai) bisa meningkatkan resiko anak laki-laki menderita kanker testicular di saat menjelang dewasa, karena telah terpapar berbagai hormone seks terus menerus,” ujar Marcia Herman-Giddens , peneliti dari  University of North Carolina.

Kandungan berlebih isoflavon memiliki sifat feminisasi, yang akan MENGAKIBATKAN UKURAN KELAMIN BAYI LAKI-LAKI JADI LEBIH KECIL DAN KECENDERUNGAN GENETIKA YANG MENGARAH KE HOMOSEKSUALITAS. Beberapa ahli mempersalahkan pengkonsumsian susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi seperti perempuan.

Dampak Bagi Anak Perempuan
Produk formula kedelai mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi dibandingkan ASI!

Anak-anak perempuan yang memasuki masa pubertas akan beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.

Dampak Bagi Wanita Muda
Disamping itu juga didapati bahwa dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh, mengandung cukup komponen kimiawi yang dapat mengganggu siklus menstruasi wanita. Para wanita yang memakai pil-pil kontrasepsi lebih sering mudah marah-marah seiring adanya gangguan hormonal. Hanya dengan 100 gr dari produk kedelai, mengandung komponen estrogenik yang sama dengan satu pil kontrasepsi.

Dampak Bagi Pria Dewasa
phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron (hormone pria).

Penelitian terhadap pejantan hewan-hewan juga telah banyak dilakukan, baik dari belalang sampai dengan cheetah. Dari penelitian-penelitian tersebut didapati bahwa kedelai mengakibatkan para pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma  pun berkurang.

Dampaknya pada manusia terlihat lebih lambat daripada pada hewan. Tapi tetap saja berdampak negatif jika kedelai secara rutin diberikan pada pria.(Eddy Yusuf/kd)

 
 

Sebanyak 1000 Kupon Untuk Warga Sekitar Kantor DPP PDI Perjuangan

PDFPrintE-mail

Sunday, 06 November 2011 06:44

Jakarta, MetroNewz- Qurban, dalam terminologi agama pada hakekatnya adalah persembahan manusia kepada Tuhan sebagai bentuk kecintaan dan ketaatan manusia atas perintah Tuhan. Islam mengakui konsep persembahan kepada Allah berupa penyembelihan hewan yang pelaksanaannya diatur sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan bersih dari unsur penyekutuan terhadap Allah SWT.

Persembahan dan penyembelihan hewan qurban yang dilakukan setiap Idul Adha atau setiap 10 Dzulhijah dan dihari tasrik adalah bentuk ketaatan manusia atas perintah Allah.

Bertempat dihalaman Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, sebanyak 13 Ekor Kambing, 12 Ekor Sapi hewan qurban disembelih yang kemudian akan dibagikan kepada sekitar seribu masyarakat sesuai dengan kupon yang disediakan oleh Panitia yang bermukim disekitar Kantor DPP PDI Perjuangan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana pemotongan hewan qurban, Partono saat ditemui Wartawan MetroNewz memimpin pemotongan hewan qurban di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (06/11).

” Sudah tiga tahun ini pelaksanaan pemotongan dan pembagian hewan qurban diserahkan ke Baitul Muslimin Indonesia,” jelasnya.

Namun, terkait dari siapa saja hewan qurban tersebut disumbangkan, Partono enggan menjelaskan. Karena menurutnya, ibarat pepatah mengatakan, tangan kanan memberi, tangan kiri jangan sampai tau.

“Ini ada dari DPP, Fraksi PDIP, dan perorangan,” jelasnya singkat.

“Tadi pagi yang hadir Pengurus DPP PDIP, Hamkah Haz, Ketua Baitul Muslimin DPD DKI, H. Rasyidi,” lanjut pria yang aktif di Sekretariat bagian Umum Baitul Muslimin Indonesia ini.

Sri Handayani (26) warga Rt. 07 Rw 03 yang sudah empat kali mendapatkan pembagian qurban ini menjelaskan, dirinya mendapat kupon dari Ketua Rt tiga hari sebelum pembagian daging qurban seberat 1 kg.

Sri juga mengharapkan kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan, disamping untuk beribadah, hal ini juga dapat membantu dirinya dan teman-teman lainnya.

”Semoga Ibu Mega nanti menjadi Presiden lagi,” ujarnya dengan mimik tersipu.    (Wesly)

Last Updated on Sunday, 06 November 2011 06:59  
 

DPD Demokrat Bagikan 500 Ekor Kambing Kepada Masyarakat

PDFPrintE-mail

Sunday, 06 November 2011 05:57

Jakarta, MetroNewz- Qurban, dalam terminologi agama pada hakekatnya adalah persembahan manusia kepada Tuhan sebagai bentuk kecintaan dan ketaatan manusia atas perintah Tuhan.

Islam mengakui konsep persembahan kepada Allah berupa penyembelihan hewan yang pelaksanaannya diatur sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan bersih dari unsur penyekutuan terhadap Allah SWT.

Persembahan dan penyembelihan hewan qurban yang dilakukan setiap Idul Adha atau setiap 10 Dzulhijah dan dihari tasrik adalah bentuk ketaatan manusia atas perintah Allah.

Sebgai bentuk ketaatan dalam ajaran agama Islam tersebut, pada hari ini, Minggu, (06/11) bertepatan hari Raya Idul Adha 1432 H, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat DKI Jakarta memberikan hewan qurban sebanyak 500 ekor kambing yang akan dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat yang berhak menerima sesuai syariat Islam.

Dalam release yang diterima MetroNewz di Kantor DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Hewan qurban tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke 5 Wilayah Kota dan 1 Kabupaten di Jakarta melalui DPC Partai Demokrat.

Pemotongan hewan qurban dan pembagian daging qurban dilakukan oleh struktur Partai Demokrat dari DPC ditingkat Kota, DPAC ditingkat Kecamatan dan Ranting ditingkat Kelurahan.

Selain dilakukan di DPC, DPAC, dan Ranting, pemotongan hewan qurban juga dilakukan di Kantor DPD Partai Demokrat DKI Jakarta yang disaksikan oleh Ketua DPD Partai Demokrat, Mayjend TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli, SE.

Selanjutnya daging qurban akan diberikan kepada masyarakat yang berhak menerima disekitar Kantor DPD Partai Demokrat, seperti masyarakat di Jln. Anyar, Jln. Kimia, Jln. Tambak dan sekitarnya.

Apa yang dilakukan Partai Demokrat DKI Jakarta tentu saja dimaksudkan untuk melaksanakan perintah agama, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim a.s dan Nabi Ismail a.s, sekaligus membuktikan ketaatan kita kepada ajaran Nabi Muhammad SAW dan perintah Allah SWT.

Kami yakin, apa yang dilakukan hari ini tidaklah cukup untuk mengangkat derajat fakir miskin di seluruh Jakarta, tapi kami juga percaya, apa yang kami lakukan hari ini akan melengkapi kebahagian mereka di hari qurban atau Idul Adha.      (Wesly)

Last Updated on Sunday, 06 November 2011 06:05  
 

Page 1 of 6