Blue Forces Jakarta : Gubernur Harus Libatkan Ormas Mengkaji Permasalahan Jakarta
Written by Administrator Monday, 13 February 2012 06:00
Jakarta, MetroNewz- Menjelang Pilkada DKI Jakarta, banyak Ormas maupun penggiat masyarakat mengadakan diskusi publik guna mengkaji permasalahan yang ada di Jakarta, maupun mengkaji capaian dan harapan kepada Gubernur terpilih. Salah satunya Blue Forces Markas Wilayah Jakarta.
Acara yang bertemakan “ Menuju Jakarta Harapan Kita” ini diadakan di Galery Cafe Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (10/02) dengan mengundang Ketua DPD Gerindra DKI, Taufik, Ketua Panwaslukada DKI, Ramdansyah, Aliansi Masyarakat Jakarta, Paulus, Kesbangpol, Alamsyah.
Usai acara, Ketua Blue Forces Markas Jakarta, Ocho Santoso yang ditemui Wartawan MetroNewz menjelaskan, diskusi publik ini merupakan salah satu agenda kegiatan Blue Forces Jakarta menjelang Pilkada DKI Jakarta yang sebentar lagi akan dilaksanakan.
Ocho menjelaskan, dalam diskusi publik ini, tujuan kita pada pemberdayaan masyarakat. Baik dari segi apapun, yangpenting pada pemberdayaan masyarakat itu yang kita sampaikan kepada Pemerintah. Artinya agar pemerintah lebih intens, lebih condong memperhatikan apa yang dikeluhkan oleh masyarakat. Dari sini kan kita bisa melihat perkembangan apa yang disampaikan pada materi, dari situlah kita bisa memahaminya untuk selanjutnya kita terapkan di masyarakat.
“nantinya kita akan mengadakan diskusi lebih spesifik, seperti pendidikan, kesehatan, dan permasalahan lainnya yang dihadapi masyarakat Jakarta ini,” jelasnya saat ditanya apakah diskusi publik ini hanya diadakan menjelang Pilkada saja.
Menurutnya, sebelum pemilu atau pilkada pun kita sudah berbuat. Bisa dilihat dari spanduk, disitukan ada Blue Forces bersama ibu-ibu, artinya disini kita membangun ekspensionalisasi. Karena Tupoksi kita sudah bicara tentang pemberdayaan masyarakat, otomatis apapun yang kita berikan, baik kontribusi, interaksi, maupun kerja nyata semuanya bertujuan untuk membantu masyarakat menghadapi permasalahan yang dihadapinya.
Ocho membantah saat disinggung bahwa hanya Partai Gerinda saja yang diundang dalam diskusi tersebut. “Semua kita undang, tidak ada diskriminasi atau kita berpihak kepada siapa. Kita netral. Yang lainnya belum siap untuk menghadiri,” ucapnya.
Terkait permasalahan yang akan dihadapi Gubernur terpilih, Ocho menilai masalah banjir, macet itu tidak habis-habis. Artinya belum ada tokoh-tokoh yang bisa mengatasi masalah banjir, macet. Itu membutuhkan waktu yang sangat panjang.
Ia mengharapkan, Gubernur terpilih membangun daerah ini untuk masyarakat yang makmur, dan sejahterah. Pemerintah harus lebih condong, lebih tanggap terhadap apa yang dirasakan oleh masyarakat, sehingga Pemerintah bisa bersinergis. Menurutnya, Pemerintah tidak akan bisa berdiri sendiri tanpa masyarakat, Stikholder. Artinya, LSM, maupun OKP harus diajak untuk bersama-sama mengkaji permasalahan, tidak bisa politisi sendiri.
“Harus kita semua bersama-sama, baik itu masyarakat, ormas, OKP, tokoh- tokoh yang ada. Karena, para tokoh-tokoh masyarakat dapat memberikan penyampaian-penyampaian, informasi-informasi yang ada dimasyarakat,” kata Ocho. (Wesly)



