Yoshinori: Jepang Fokus PerbaikanPenempatan TKI Perawat G to G

PDFPrintE-mail

Jakarta, BNP2TKI, Kamis (13/10) - Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori mengatakanpihaknya kini memfokuskan diri pada peningkatan kualitas penempatan TKI Perawatprogram G to G. Untuk pelatihan Bahasa Jepang, misalnya, pemerintah Negeri Sakura menambah pelatihannyahingga satu tahun - enam bulan di Indonesia dan enam bulan berikutnya di Jepang.

Yoshinori Katori menyampaikan hal itu pada pembukaan pelatihan program Bahasa Jepang bagi 200 calon TKI perawat dan pengasuh jompo di Jakarta, Rabu (12/10) yang akan ditempatkan ke Jepang pada 2012. “Saatini kami belum memiliki program di luar program bidang kesehatan,” katanya.

Penempatan TKI ke Jepang merupakan kerja sama antarpemerintah (Government to Government) kedua negara. Sejak 2008hingga Juni 2011 telah ditempatkan 791 orang TKI ke Jepang terdiri atas 363 perawat pasien (nurse) dan 428 pengasuh jompo (careworker).

Dubes mengatakan belum ada perluasan sektor pengiriman TKI ke Jepang melaluiprogram training program placement ataudikenal dengan IMM (International Manpower DevelopmentOrganization). Ia mengakui program IMM Jepang sudah berjalan sejak lama dan tentu sajapihaknya terbuka jika ada perbaikan pengiriman TKI magang ke depan. “Kami tentusaja terbuka untuk perbaikan sistem TKI magang ini,” katanya.

Terkait pelatihan bahasa Jepanag bagiTKI perawat, pihaknya mempercayakan kepada Japan Foundation dalam menangani. DenganJapan Foundation pelatihan ini sudah merupakanmemasuki tahun keempat dan merupakan Batch/ Angkatan V. “JapanFoundation memiliki reputasi yang baik dalam menangani SDM di Jepang danIndonesia,” kata Yoshinori.(zul/toh/b)