Rokiyah Korban Sindikat TKI Illegal Harapkan Bantuan Pemerintah
Written by Administrator Sunday, 19 February 2012 09:17
Indramayu-METRO-NEWZ.com (19/2/2012). Rokiyah Binti Dulkarim (41) warga Desa Mundu Blok Bucere RT 12 RW 06 Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu adalah mantan TKI yang kini kondisinya sangat memprihatinkan. Ia menderita lumpuh total sepulang dari Negara Yordania sebagai TKI. Rokiyah jatuh dari lantai dua di rumah majikannya saat bekerja dan mengalami tulang belakang dan pinggul patah. Bahkan gajinya selama kerja 11 bulan pun tidak dibayar oleh majikannya. Akhirnya Rokiyah dipulangkan ke Indonesia pada 12 Agustus 2011. Rokiyah diberangkatkan ke Yordania pada bulan Agustus 2010. Satu tahun ia bekerja di Yordania.
Sejak kepulangannya di Indonesia Rokiyah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta selama tiga bulan, namun kondisinya tetap lumpuh. Karena ketiadaan biaya Rokiyah tidak bisa berobat lanjutan. Akibatnya kini kondisinya semakin parah. Badannya semakin kurus, kakinya semakin mengecil. Bahkan, daging pantatnya sudah bolong dan kulitnya terkelupas mengoreng akibat terbaring terus menerus berbulan-bulan karena tidak bisa berdiri. Selain itu Rokiyah pun tidak mampu mengendalikan buang air kecil dan air besar akibat rusaknya organ saluran pembuangan.
Rokiyah kini hanya bisa pasrah dan berharap ada bantuan dari Pemerintah dan para dermawan untuk bisa berobat guna kesembuhannya. “Saya sangat berharap ada bantuan dari pemerintah apapun bantuannya”, harap Rokiyah saat dijumpai di rumahnya pada Jumat (17/2).
Lebih lanjut Rokiyah menuturkan bahwa seminggu lalu ia didatangi tiga orang wanita yang mengaku mantan TKI . Mereka datang memberikan bantuan berupa 9 ekor ayam negeri dan sekarung umpannya, namun ketiga wanita tersebut tidak menyebutkan nama dan tempat tinggalnya. Ketiga wanita misterius tersebut bermula membaca berita di media online di internet tentang Rokiyah. Merasa iba dan peduli dengan nasib Rokiyah kemudian ketiga wanita tersebut tergerak mengumpulkan uang sesama mantan TKI. Uang tersebut dibelikan ayam dan umpannya lalu diserahkan ke Rokiyah. “Saya sangat berterima kasih sama ketiga wanita itu”, kenang Rokiyah sambil menitikkan air mata.
Suami Rokiyah, Banaji (45) tidak bisa berbuat apa-apa. Pekerjaannya yang serabutan tidak mampu mencukupi kebutuhan ke-3 anaknya yang masih kecil-kecil. Apalagi sampai untuk biaya berobat isterinya. Bahkan kedua anaknya mengalami putus sekolah di tingkat SD dan SMA.
Rokiyah adalah korban dari sindikat TKI Illegal. Ketidakpahamannya mengenai proses TKI membuatnya tidak mengerti ketika diberangkatkan oleh Mieke, seorang wanita sindikat atau mafia TKI yang terorganisir dengan jaringan internasional. Rokiyah diberangkatkan tidak melalui PJTKI dan tidak dilindungi program asuransi TKI alias tidak sesuai prosedur. Akibatnya, ketika Rokiyah mengalami kecelakaan kerja dan gaji tidak dibayar seperti ini Rokiyah tidak mendapatkan santunan dari asuransi TKI. Tapi kini Rokiyah bisa sedikit bernafas lega karena Mieke sudah berhasil ditangkap sejak tanggal 6 Februari 2012 lalu dan kini ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat berangkat ke Yordania, Rokiyah diketahui direkrut oleh Wartinah (38) yang masih tetangganya sendiri. Kemudian Wartinah menyerahkan Rokiyah ke sponsor yang bernama Ramiah (37) warga Kampung Dongkal RT 001 RW 004 Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang. Oleh Ramiah kemudian Rokiyah diserahkan kepada Mieke di jalanan pinggir rel kereta api di kawasan Kampung Melayu Jakarta Timur. Oleh Mieke kemudian Rokiyah diberangkatkan ke Yordania dengan perjalanan melalui Batam, Singapura, Sri Lanka sampai akhirnya ke Yordania. (TN).
Last Updated on Sunday, 19 February 2012 10:31



